CRUD Sederhana Dengan CodeIgniter 3

Framework PHP memang semakin hari semakin banyak bermunculan dan memanjakan para programmer untuk dapat memilih Framework sesuai kebutuhannya. Meskipun banyak pilihan Framework PHP, CodeIgniter sampai saat ini mungkin masih menjadi Framework primadona bagi programmer PHP Indonesia.

Terlepas dari itu semua, Framework memanglah hanyalah sebuah kerangka kerja yang dibuat untuk memudahkan pekerjaan. Tentu saja setiap orang mempunyai pandangan tersendiri mengenai Framework mana yang akan digunakan dalam mengerjakan suatu projek.

Oke, kali ini saya ingin berbagi tutorial CRUD sederhana dengan CodeIgniter. Saya menggunakan CodeIgniter versi terakhir dalam pembuatan projek pada projek tutorial ini dan databasenya adalah MySQL. Untuk mendapatkan CodeIgniter, teman-teman dapat mendownload langsung dari situs resmi CodeIgniter di https://www.codeigniter.com/download. Oh iya, bagi teman-teman yang ingin belajar Framework PHP baik CodeIgniter maupun Framework lainnya, sangat disarankan untuk mempunyai dasar pemrograman PHP, OOP, MVC dan lainnya.

Setelah mendownload file CodeIgniter, teman-teman langsung saja extract dan letakan pada folder public sesuai software yang digunakan untuk meletakkan file PHP-nya, misalkan disni saya meletakkan folder CodeIgniter saya pada folder htdocs karena saya menggunakan XAMPP. Untuk mempermudah, rename folder CodeIgniter misalkan saya mengubah menjadi crud_ci.

Buat database, misalkan disini saya memberikan nama database-nya crud. Setelah membuat database, selanjutnya adalah membuat table. Berikut table yang saya buat:

    create table mahasiswa(npm int(7) primary key, nama varchar(30) not null, kelas varchar(10));

Setelah membuat table mahasiswa, coba masukkan beberapa contoh data. Misalkan disini saya akan memasukkan 5 contoh data.

    insert into mahasiswa values(111222,"Charles Simanjuntak","1IA06"),(222333,"Rifa Mardiyah","2IA11"),(333444,"Yoel ELbin","3IA14"),(444555,"Ady Sonnicha","4IA11"),(555666,"Bambang Dipta","4IA12");

Selanjutnya adalah melakukan konfigurasi untuk database pada CodeIgniter. Untuk melakukan konfigurasi database pada CodeIgniter, teman-teman dapat membuka pada application/config/database.php. Yang perlu teman-teman ubah adalah pada bagian berikut:

'hostname' => 'localhost',
'username' => 'root',
'password' => '',
'database' => 'crud',
'dbdriver' => 'mysqli',

Pertama kita akan menampilkan data yang ada pada database tadi terlebih dahulu. Pertama buat sebuah Model berikan nama Model tersebut misalkan Model_crud.php dan isikan dengan kodingan berikut:

<?php 
defined('BASEPATH') OR exit('no direct script access allowed');

class Model_crud extends CI_Model(){
 function crud(){
  $query=$this->db->query('select * from mahasiswa');
  return $query->result();
 }
}
?> 

Setelah membuat Model, selanjutnya adalah membuat Controller. Sebenarnya saya tidak membuat Controller karena saya menggunakan Controller default dari CodeIgniter yaitu Welcome.php. Modif file tersebut sehingga menjadi

<?php 
defined('BASEPATH') OR exit('No direct script access allowed');

class Welcome extends CI_Controller {
 
function __construct(){
parent::__construct();
$this->load->model('model_crud');

 }
  function index()
 {
  
  $data['cruds']=$this->model_crud->crud();
  $this->load->view('welcome_message',$data);
 }
}

?> 

Setelah membuat Controller dan Model, selanjutnya adalah membuat sebuah view yang berfungsi untuk menampilkan data. Disini saya juga menggunakan view bawaan dari CodeIgniter yaitu welcome_message.php. Ubah file tersebut menjadi

<?php
defined('BASEPATH') OR exit('No direct script access allowed');
?>
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
 <title>CRUD SEDERHANA CODEIGNITER</title>
</head>
<body>
<table border="1">
<th>NPM</th>
<th>Nama</th>
<th>Kelas</th>
<th>#</th>
<?php foreach($cruds as $crud){
 ?>
<tr>
<td>
<?php echo $crud->npm;?>
</td>
<td>
<?php echo $crud->nama;?>
</td>
<td>
<?php echo $crud->kelas;?>
</td>
<td>
edit / delete
</td>
</tr>
<?php }?>
</table
</body>
</html>

Setelah selesai, teman-teman perlu untuk mengaktifkan libraries database pada folder application/config/autoload.php, tambahkan database pada $autoload['libraries'] = array() sehingga menjadi $autoload['libraries'] = array('database'); . Untuk pembuatan view telah selesai dan dapat diakses melalui localhost/crud untuk melihat hasil dari data yang ada pada database. Output dari program tersebut seperti pada gambar dibawah:

Berikutnya adalah membuat edit, delete serta menambah data, namun tutorial tersebut akan saya lanjutkan pada artikel baru yang akan saya update secepatnya. Sekian tutorial tentang CRUD sederhana pada CodeIgniter 3, semoga bermanfaat dan mudah dimengerti. Jika ada yang kurang dan ingin ditanyakan silahkan tinggalkan komentar. Salam blogger:)

Membuat Blog Sederhana Menggunakan Yii

Yii merupakan sebuah framework berbasis PHP yang sudah sangat dikenal, baik di Indonesia maupun diberbagai negara. Yii memang terkenal dengan modul yang tersedia didalamnya, sehingga membuat Developer seakan dimanjakan oleh framework ini.

Saya sendiri baru mulai mempelajari pemrograman PHP dengan menggunakan framework, sebelumnya saya juga telah "mencicipi" sedikit framework lain yaitu CodeIgniter, tetapi karena penasaran dengan Yii karena banyak yang menyarankan menggunakan framework tersebut, jadilah saya berganti kiblat framework ke Yii :D.

CRUD Pada PHP

CRUD(Create Read Update Delete) merupakan salah satu komponen penting dalam pemrograman PHP dan bila diartikan dalam bahasa Indonesia adalah membuat, membaca, memperbaharui dan menghapus. CRUD sendiri sangat sering digunakan untuk pembuatan website dengan menggunakan database semisal Mysql, MongoDb dan database lainya yang support dengan PHP.

Kali ini saya membuat sebuah tutorial CRUD pada PHP dan menggunakan Mysql sebagai databasenya, dan juga program ini masih bersifat sederhana yaitu memasukkan nama-nama personil Slank kedalam database yang masih kosong dan bisa dilihat, perbaharui dan hapus tentunya.
Pertama buat sebuah database, asumsikan saja dengan nama "tutorial" tanpa tanda kutip. Lalu buat juga tabel didalam database tutorial tadi dengan nama "slank" tanpa tanda kutipdan isi seperti pada screenshot berikut:

Cookie Pada PHP

Apa itu cookie? walaupun namanya berhubungan dengan kue tapi ini bukan membahas tentang kuliner dan segala macam jenis kue-kue lainnya :D. Cookie biasa terdapat dalam browser misal Chrome, Firefox dan browser lainnya.

Jika kita sering mengakases sebuah halaman maka otomatis cookie juga akan kita kirim keserver halaman yang sedang kita akases atau dengan kata lain menyimpan data-data kita dan ini juga yang sering dimanfaatkan oleh penyusup untuk membobol sebuah akun website dengan memanfaatkan cookie.

Upload File Dengan PHP

Upload, pasti kata ini sudah sering didengar bahkan mungkin sudah sering melakukan upload file. Upload adalah lawan dari download, kalau download itu untuk mengambil file dari sistem, upload adalah untuk memberikan atau mengirim file ke sistem. Contoh yang palin sering adalah seperti kita mengganti avatar atau foto profil kita di jejaring sosial seperti facebook atau twitter. Tetapi upload itu sebenarnya bukan hanya untuk file yang bertipe gambar seperti gif, jpeg, png dan lainnya, melainkan bisa juga untuk ekstensi atau format selain gambar misal exe, pdf dan lainnya.

Perlu diingat bahwa kecepatan mengupload sebuah file itu tergantung dari koneksi dan juga besar dari file yang kita upload seperti yang berlaku pada download juga, tetapi karena ini bersifat server lokal jadi tidak akan memakan banyak waktu walaupun file yang kita upload ukurannya besar.

Include Pada PHP

Include mempunyai fungsi untuk memanggil sebuah file yang terpisah sehingga bisa dieksekusi secara bersamaan dengan halaman yang kita inginkan. Sebenarnya ada 4 jenis dari pemanggilan pada PHP yaitu include, include_once, require, require_once tetapi yang umum digunakan adalah include dan require. Tapi kali ini saya hanya memberikan bagaiamana cara penggunaan include pada PHP.

Disini kita akan membuat 2 buah file yaitu file utama dan juga file yang akan di-include atau yang akan ditampilkan pada file utama.

Get Dan Post Pada PHP

Get dan Post sebenarnya mempunyai fungsi yang sama yaitu untuk mengirimkan variabel ke halaman lainnya, dan secara sekilas tidak ada terlihat perbedaan antara keduanya.
Dan sebenarnya perbedaannya itu sangat sederhana misal untuk membuat suatu form yang membutuhkan login untuk lebih aman kita dapat menggunakan Post. Berikut beberapa perbedaan dari Get dan Post:

Function Pada PHP

Functioin atau bila diartikan fungsi biasanya atau sering dipakai dalam PHP atau juga dalam bahasa pemrograman tingkat tinggi lainnya, misalnya Java. Kali ini saya akan membuat tutorial tentang function pada PHP.
Pertama yang harus diperhatikan untuk membuat sebuah fungsi pada PHP, dalam hal penamaan dari fungsi tadi tidak boleh diawali dengan angka, tetapi boleh menggunakan huruf atau underscore.
Fungi pada PHP dikenal ada dua yaitu fungsi dengan menambahkan parameter dan fungsi mengembalikan nilai.

Looping Pada PHP

Looping atau perulangan adalah salah satu komponen penting dalam bahasa pemrograman termasuk PHP. Pada dasarnya perulangan atau looping pada PHP ada 2 cara yaitu dengan menggunakan for dan juga while.
Perulangan berfungsi untuk efisiensi dalam penggunaan data, misal kita ingin membuat output berupa angka dari mulai 1 sampai 1000 kita bisa sangat mudah membuat output dibanding dengan membuat manual, itu salah satu contoh kegunaan sederhana perulangan.

Sorting Array Pada PHP

Sorting atau pengurutan meruapakan salah satu bagian penting dalam pemrograman PHP tentu, karena ini akan mengurutkan data dalam pencarian misalnya. Sebelumnya saya telah membuat tutorial array pada PHP dan ini merupakan tutorial untuk pengurutan atau sorting array pada PHP.
Ada 6 sorting pada PHP, yaitu sort, rsort, asort, ksort, arsort dan krsort. Tentu keenam jenis sorting ini memiliki fungsi yang sama yaitu itu untuk pengurutan hanya beda mengurutkan berdasarkan apa, misal dalam pencarian di situs jual beli dalam daftar harga ada berdasarkan merk atau juga bisa harga dari yang termurah ke mahal.

Array Multidimensi Pada PHP

Jika sebelumnya saya telah membuat array pada PHP kali ini adalah lanjutan dari tutorial sebelumnya itu. Pada artikel sebelumnya saya baru menjelaskan tentang array indexted dan juga array asosiatif dan kali ini adalah tentang array multidimensi.
Array multidimensi disebut juga dengan array dalam array(yo dawg :D),mengapa demikian? karena didalam array tadi akan ada array lainnya.
Cara kerja array ini sama dengan matriks yaitu dengan kolom dan baris dan seperti biasa array ini dimulai dengan 0 dan dilanjutkan seperti biasanya.

Array Pada PHP

Array atau bahasa Indonesia diartikan Larik adalah variabel yang bisa menampung lebih dari 1 nilai, misalkan jika kita membuat sebuah variabel biasanya membuat dengan nama variabel dan isi variabel secara manual, maka jika menggunakan array kita hanya perlu membuat sekali dan jika nilai tadi diperlukan bisa dilakukan pemanggilan array. Array mempunyai 3 jenis yaitu array di index(dengan penomoran),asoasiatif dan juga multidimensi. 
Oh iya ini masih lanjutan dari tutorial PHP yang ada pada blog saya ini. Array juga seperti halnya percabangan juga ada di bahasa pemrograman lain misalnya saja pascal, dan semua konsep juga sama yaitu melakukan efisiensi penulisan program hanya sedikit berbeda untuk penulisan kode saja.

Switch Case Pada PHP

Kembali lagi tengah malam yang tenang untuk melanjutkan tutorial tentang PHP pada blog ini :D. Mungkin bagi para pengunjung yang melihat blog ini pasti menilai tutorial PHP ini masih awam sekali. Emang iya sih karena untuk saat ini masih itu yang bisa saya buat tutorial tentang PHP tentunya untuk dokumentasi seperti biasa :).
Tapi yasudahlah ini kan blog saya :p. Kali ini saya akan melanjutkan tentang tutorial PHP tentang percabangan, jika sebelumnya saya membuat tutorial if else pada PHP, maka kali ini saya akan membuat tutorial tentang swith case pada PHP. Oke langsung saja saya akan memaparkan bentuk umum dan juga contoh serta sedikit penjelasannya.

If-Else Pada PHP

Malam-malam seperti biasa belum bisa tidur dan setelah terkumpul niat akhirnya saya ingin melanjuti tutorial PHP dasar pada blog ini. Artikel ini adalah kelanjutan dari dasar-dasar PHP dan seperti biasa saya ingin mendokumentasikan dalam bentuk tulisan pada blog ini.
Kali ini saya akan membahas tentang percabangan dan sebenarnya ini pasti sudah dimiliki semua bahasa pemrograman bukan hanya PHP saja dan tentu saja konsep dasar dari semua percabangan sama cuma beda-beda tipis dalam penulisan misalnya.
Kali ini saya ingin membahas tentang percabangan yaitu If-Else Pada PHP. Sebenarnya masih ada switch tapi itu akan saya bahas pada artikel berikutnya.

Dasar-dasar PHP III

Ini merupakan lanjutan dari tutorial dasar-dasar PHP yang pernah saya buat sebelumnya yaitu pada bagian I dan II. Kali ini saya akan membuat lanjutan yaitu sekarang tentang Operator pada PHP.
Seperti yang kita ketahui dalam logika pemrograman dan juga komputer pasti ada operator yang digunakan baik itu untuk keperluan perhitungan atau perhitungan logic seperti or, and dll.

Adapun operator-operator yang ada pada PHP yaitu operator aritmatika, penugasan, perbandingan, increment/decrement, logika dan juga operator array. Berikut saya ingin menunjukkan beberapa fungsi operator yang umum digunakan beserta contoh penggunaannya:

Dasar-dasar PHP II

Ini adalah sambungan dari tutorial sebelumnya tentang dasar-dasar PHP. Kali ini saya ingin membahas tentang variabel pada PHP. Sebelum mulai dengan contoh sebaiknya untuk terlebih dahulu mengetahui apa itu variabel dan juga persyaratan bagiamana variabel bisa di buat pada PHP.
Persyaratan untuk membuat variabel pada PHP yaitu dimulai dengan $(string), variabele juga case sensitive yang bearti membedakan huruf kecil dan huruf besar, variabel juga harus alpha-numeric dan underscores.

Dasar-dasar PHP

Sebelumnya saya menganjurkan teman-teman untuk mengetahui apa itu PHP, silahkan googling karena saya tidak membuat artikel yang membahas tentang itu hehehe.
Ini adalah materi usang dan amat sangat classic, tapi cuma ingin berbagi aja kepada teman-teman yang baru mulai belajar PHP, sama saya juga baru belajar dan baru mulai untuk memperdalam jadi saya ingin membuat tutorial sekaligus dokumentasi dan artikel ini akan bersambung-sambung di karenakan saya ingin membuat tutorial dari mencetak sampai yang lebih jauh lagi yang bisa saya bagi tentunya.

Oh iya sebelum membuat tentu sudah tau kan apa-apa saja yang diperlukan untuk menjalankan file PHP? kita butuh web server lokal seperti xampp,appserv dan lainnya. Silahkan untuk memenuhi persyaratan itu terlebih dahulu untuk memulainya :p

Membuat Koneksi Php & Mysql

Php dan Mysql adalah komponen yang sangat umum digunakan untuk membuat suatu website, dimana Php berguna sebagai penghubung atau interface, sedangkan Mysql sendiri sebagai database atau penampung data yang dihasilkan melalui Php tadi.
Kali ini saya ingin sedikit berbagi tutorial Php dan Mysql, kenapa sedikit? karena ilmu saya juga masih sedikit, hanya untuk berbagi ilmu dan siapa tau berguna bagi orang lain dan juga sebagai dokumentasi juga.
Sebelum membuat sebaiknya gunakan editor untuk mempermudah pengerjaan dari program yang akan kita kerjakan. Saya menggunakan Notepad++ sebagai editor ini sangat simple dan yang jelas gratis atau freeware. Sebenarnya masih banyak editor lainnya, namun yang familiar dan recomended menurut saya sendiri adalah dengan menggunakan Notepad++ ini. Jadi kalau urusan editor kembali lagi sesuai kebutuhan dan kesesuaian dalam penggunaan. Berikut adalah script untuk menghubung atau koneksi Php dan Mysql:

Membuat Form Login Php Mysql Part II

Ini merupakan sambungan dari artikel sebelumnya bisa di cek disini. Di artikel atau  tutorial sebelumnya tentang membuat form login php mysql, telah membahas database yang akan digunakan dan juga cara pembuatan database beserta tabel.
Untuk membuat form login ketiklah sintaks berikut:
  • Untuk melihat lebih jelas, klik pada gambar. Dan simpan file ini dengan nama "coba.php" tanpa tanda kutip ya :D. Oh iya simpan file ini dalam folder dalam xampp\htdocs\folder\nama_file. Jadi untuk menjalankannya ketik di browser, localhost/folder/coba.php.

Membuat Form Login Php Mysql

Php dan Mysql adalah bahasa pemrograman dan juga database yang sangat populer dan mungkin yang paling sering digunakan untuk pembuatan sebuah program terutama berbasis web. Untuk mendownload atau menjalankan kedua-nya pada server local atau yang biasa disebut "localhost" bisa dengan xampp,appserv dan lainnya. Disini saya, memakai xampp karena lebih lengkap sudah ada filezilla juga jadi tidak perlu download lagi.
Oke, kali ini saya ingin berbagi tutorial tentang membuat form login dengan php mysql. Walaupun sudah banyak tutorial yang sudah membuat tentang tutorial ini tetapi ini juga saya buat untuk keperluan kedepannya, buat dokumentasi apa yang sudah pernah saya pelajari. Oh iya karena ini masih sederhana, jadi ini disarankan bagi yang newbie aja, bagi yang master jangan di hina ya :p.